Kadis DPPKA Syafwal, Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua | Payakumbuh Kota

Kadis DPPKA Syafwal, Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua

kepala dppka Drs. Syafwal
Berita Terkait:

Sederetan petinggi dan pejabat terendah kota ini disebut Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA), Drs. Syafwal, ketika dipercaya  tampil di depan, di halaman Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, saat apel pagi, Selasa (5/5). Dari mulutnya keluar ucapan terimakasih yang ikhlas, atas hasil pemeriksaan LKPD Kota Payakumbuh 2014, dengan opini WTP.

“Terimakasih pak walikota, pak wakil walikota, pak sekdako, pimpinan DPRD, penyimpan dan pengurus barang, penyusun laporan keuangan SKPD beserta atasan langsungnya. Berkat kerja keras kita semua, Pemko Payakumbuh untuk pertama kalinya memperoleh Opini WTP dari hasil pemeriksaan LKPD 2014 yang dilakukan BPK Perwakilan Sumatera Barat.  Ini hasil kerja keras kita semua, dan bukan prestasi DPPKA” katanya.

Semua pejabat dan staf pemko, terutama di sekretariat balaikota dan DPPKA, memberikan apresiasi dan tepuk tangah yang meriah dalam apel pagi tersebut. Meski dari wajahnya tampak ceria, namun Syafwal sebagai orang dapur yang mengelola LKPD,  berharap, agar prestasi tersebut disikapi tak berlebihan.  Sebaliknya, Syafwal mengajak seluruh pelaku  pengelola keuangan daerah, untuk lebih berhati-hati dan tetap punya komitmen dalam mempertanggungjawabkan setiap dana  pemerintah yang dibelanjakan. Karena laporan keuangan tahun ini berbasis akrual.

Dikatakan,   sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah menyampaikan laporan keuangan pemda kepada BPK, selambat-lambatnya 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir, sesuai dengan amanah UU 17/2003, tentang Keuangan Negara, UU No. 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara dan  PP No. 58/2005 tentang Pengeloaan Keuangan Daerah. Menjalankan amanah peraturan dan perundang-undangan itu tak mudah, katanya. Tanpa bantuan semua pihak, mustahil prestasi ini akan dapat diwujudkan.

Alhamdulillah, sebut Syafwal, meski terlalu lama ditunggu. Tapi, berkat pembinaan kepala daerah dan sekdako serta Inspektorat,  ketentuan undang-undang menyampaikan LKPD 2014 ke BPK, dapat dipenuhi. Payakumbuh tahun ini, menjadi daerah kedua tercepat dalam mengirim LKPD Tahun 2014 ke BPK, dan hasilnya berbuah opini WTP, tegas Syafwal didampingi Sekretaris DPPKA Arif Siswandi, SE, MM.

Dikatakan,  laporan keuangan daerah itu disusun berdasarkan SAP (standar akutansi pemerintah),  yang memuat tiga hal pokok, berupa  penyajian, pengukuran dan pengungkapan.  Mencerminkan sistem pengendalian interen,  pemerintah berjalan baik dan kepatuhan terhadap peraturan perundangan.

Menurut Syafwal, BPK melaksanakan pemeriksaan berdasarkan  standar pemeriksaan keuangan negara. Standar tersebut mengharuskan BPK merencanakan dan melaksanakan pemeriksaan yang memperoleh keyakinan memadai, bahwa laporan keuangan daerah bebas dari salah saji material. Suatu pemeriksaan meliputi pengujian bukti-bukti mendukung, jumlah-jumlah pengungkapan dalam laporan keuangan.

KOMENTAR ANDA

Silahkan tuliskan komentar Anda pada form dibawah.

  1. hery berkomentar:

    terima kaih atas informasinya gan…

  2. santo berkomentar:

    terima kasih atas informasinya..

Data email Anda akan dijaga kerahasiaannya.

Hak Cipta Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh © 2012. All rights reserved | email: humas@payakumbuhkota.go.id