135 Mahasiswa Terima Bantuan Pendidikan Dari BAZNAS Kota Payakumbuh | Payakumbuh Kota

135 Mahasiswa Terima Bantuan Pendidikan Dari BAZNAS Kota Payakumbuh

135 Mahasiswa Terima Bantuan Pendidikan Dari BAZNAS Kota Payakumbuh
Berita Terkait:

Sebanyak 135 orang mahasiswa dari keluarga kurang mampu terima bantuan pendidikan dari Baznas kota Payakumbuh. Acara penyerahan yang dilaksanakan di Mushallah Baiturrahmah Padang Datar, Kecamatan Payakumbuh Barat, Sabtu (15/4).

Acara yang dihadiri oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili Asisten II Amriul, Ketua BAZNAS kota Payakumbuh Mismardi, Kepala Bagian Kesra Ipendi Muis, Kepala Kantor Kementerian Agama yang Asra Faber, tokoh masayarakat,alaim ulama, dan jamaah dan tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya Ketua Baznas Mismardi menyampaikan bahwa pada tahun 2017 ini, jumlah mahasiswa yang mendapatkan bantuan adalah 155 orang yang tersebar di 5 (lima) kecamatan.

“Pemberian bantuan diawali dengan permohonan dan telah melalui survey ketat ke lokasi mahasiswa bersangkutan. Dan survey ini dilakukan oleh 19 tenaga dari Baznas sendiri.

20  mahasiswa diantaranya adalah penerima dana zakat tetap hingga tamat kulian dan tidak ikut hadir pada kesempatan hari ini. Adapun ke-135 mahasiswa kurang mampu yang akan menerima dana zakat kebagian Rp. 1 juta per orang”, ucap Mismardi.

Semenatara itu Walikota Payakumbuh yang diwakili Kabag Kesra Ipendi Muis, memberikan apresiasi kepada Baznas yang telah memprogramkan kegiatan yang baik ini sekaligus mengajak kepada penerima zakat hari ini untuk bertekad, kelak menjadi pemberi zakat.

“Apresiasi yang tinggi kita berikan kepada Baznas Kota Payakumbuh atas terselenggaranya acara ini. Dan mari, kepada para mahasiswa penerima zakat hari ini, satukan tekad untuk menjadi muhsinin pemberi zakat di kemudian hari”, ungkap Ipendi

Ipendi menambahkan agar masyarakat yang mampu untuk lebih peduli dengan kaum dhuafa yang ada di sekitar kita.

“Kelemahan saat ini yang tampak adalah minimnya kesadaran umat untuk menyeimbangkan antara setipa ibadah yang dilakukannya. Seperti contohnya terkadang sesorang itu lebih mengejar naik haji ke Mekkah berkali-kali, sementara ada dhuafa di sekeliling mereka yang merintih kelaparan dan membutuhkan belas kasihan serta uluran tangan”, cerita Ipendi mencontohkan.

Diakhir sambutannya Kabag Kesra juga mengharapkan dalam waktu dekat akan dibentuk unit-unit pengelola zakat di tiap kelurahan.

“Berdasarkan hasil pertemuan beberapa waktu lalu di Gedung Gambir, pemko bersama pengurus masjid dan tokoh masyarakat di Kota Payakumbuh, dalam waktu dekat akan membentuk unit-unit pengelola zakat ditiap kelurahan dan instansi. Semoga pengumpulan dan pengelolaan zakat pada akhirnya akan lebih baik dan maksimal, “ simpul Ipendi Muis mengakhiri sambutannya.

Mahasiswa kurang mampu yang menerima zakat tersebut dapat digolongkan kepada kelompok ibnu sabil, karena sedang butuh dana dalam mencapai cita-citanya.

Data email Anda akan dijaga kerahasiaannya.

Hak Cipta Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh © 2012. All rights reserved | email: humas@payakumbuhkota.go.id