Lambang Daerah | Payakumbuh Kota

Lambang Daerah

logo kota

BENTUK DAN WARNA LAMBANG

Berdasarkan Peraturan Daerah No 3  TAHUN 2012 tentang Lambang Daerah Kota Payakumbuh ;

BENTUK

Lambang Daerah berbentuk perisai (tameng) yang bagian atasnya bergerigi 8 (delapan) dengan warna dasar biru, pinggir merah dan didalamnya dihiasi dengan gambar sebagai berikut :

a. Bintang bersegi lima warna kuning mas;

b. Rumah adat bergonjong lima warna hitam;

c. Padi 17 (tujuh belas) butir dengan warna kuning mas;

d. Kapas 12 (dua belas) buah dengan warna putih dan hijau;

e. Jembatan ratapan ibu warna coklat muda;

f. Air mengalir warna putih;

g. Pita warna putih dilingkari tali berpilin tiga warna hitam;

h. Tulisan Kota Payakumbuh warna hitam.

 

 PENGERTIAN BENTUK DAN WARNA

(1) Pengertian bentuk dan warna lambang daerah :

a. Bentuk dasar perisai (tameng) melambangkan benteng perlindungan, pertahanan, dan persatuan bagi masyarakat daerah.

Gerigi 8 (delapan) bagian atas melambangkan 8 (delapan) nagari yang yang ada di Kota Payakumbuh, yang sebelumnya ketika Kota Payakumbuh baru terbentuk berjumlah 7 (tujuh) Nagari yakni :

1. Nagari Koto Nan Gadang;

2. Nagari Koto Nan Ampek;

3. Nagari Aia Tabik;

4. Nagari Payobasuang;

5. Nagari Tiaka;

6. Nagari Lampasi;

7. Nagari Limbukan Aua Kuniang.

b. Nagari Limbukan Aua Kuniang dimekarkan menjadi 2 (dua) Nagari yakni Nagari Limbukan dan Nagari Aua Kuniang Oleh karena itu jumlah Nagari di Kota Payakumbuh menjadi 8 (delapan) Nagari yakni :

1. Nagari Koto Nan Gadang;

2. Nagari Koto Nan Ampek;

3. Nagari Aia Tabik;

4. Nagari Payobasuang;

5. Nagari Tiaka;

6. Nagari Lampasi;

7. Nagari Limbukan;

8. Nagari Aua Kuniang.

Yang digambarkan pada gerigi lambang daerah menjadi 8 (delapan) gerigi.

c. Warna dasar biru merupakan warna air melambangkan keramah tamahan, air jernih ikannya jinak mengandung harapan pada masa depan yang lebih baik, warna pinggir merah yang melambangkan keberanian, keuletan atas kebenaran;

d. Rumah adat bergonjong lima dengan bintang segi lima diatasnya merupakan “balumbuang barumah gadang”, melambangkan pusat kegiatan ekonomi, tata kehidupan masyarakat, adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah;

e. Padi dan kapas melambangkan cita-cita masyarakat menuju keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Kota Payakumbuh. Sedangkan angka 17 dan 12 mengandung arti lahirnya Kota Payakumbuh pada tanggal 17 dan bulan 12 (Desember);

f. Jembatan mengandung unsur sejarah dan menggambarkan semangat kepahlawanan rakyat dalam menentang penjajahan, serta melambangkan pelangsung cita-cita rakyat menuju kemakmuran;

g. Air mengalir melambangkan ketekunan dan ketetapan hati untuk mencapai tujuan;

h. Warna coklat pada jembatan mencerminkan sifat-sifat masyarakat yang lemah lembut, bijaksana dan ulet;

i. “Tali bapilin tigo” berwarna hitam yang melingkari pita warna putih yang bertulisan Kota Payakumbuh melambangkan perpaduan agama, adat, dan undang sebagai pegangan hidup masyarakat.

 

paid essay writing service
Hak Cipta Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh © 2012. All rights reserved | email: diskominfopyk@gmail.com